Presiden Jokowi Mengundang Perwakilan 17 Ormas Islam Ke Istana Merdeka Jakarta

Setelah pada senin (7/11/16) Presiden Jokowi mengunjungi Kantor PBNU di Jakarta dan pada Selasa (8/11/16) Presiden mengunjungi Kantor PP Muhammadiyah Jakarta, Pada Rabu (9/11/16) Presiden Mengundang perwakilan Ormas Islam Untuk bertemu Presiden Jokowi di Istana Merdeka Jakarta.

Presiden pembukaan pertemuan dengan mengucapkan terima kasih kepada para pimpinan ormas yang hadir karena telah menyebarkan pesan damai pada Aksi 4 November lalu. Pada pertemuan kali ini pun Presiden Jokowi kembali menegaskan bahwa pemerintah atau dirinya tidak akan melindungi Ahok, dan menyerahkan keputusannya kepada hukum yang berlaku. serta meminta masyarakat tidak perlu khawatir atas proses hukum tersebut dengan mempercayakannya kepada kepolisian yang memprosesnya.

Baca Juga : Aktor Politik Demo Damai Umat Islam 4 November 2016

Presiden Jokowi juga mengajak kepada seluruh pimpinan dan perwakilan organisasi Massa Islam yang hadir untuk membantu mendinginkan suasana, membangun kedamaian serta mempererat persatuan dan Ukhuwah sehingga ketegangan yang muncul dimasyarakat bisa segera reda. Selain itu, Presiden Jokowi juga mengajak seluruh umat untuk bersatu serta menunjukan kepada warga dunia bahwa rakyat Indonesia bisa hidup rukun dalam kebhinekaan.

Baca Juga :   Sidang Ahok Berlanjut, Hakim Tolak Eksepsi Tersangka

Semua masukan dalam pertemuan itu sebagian besar sama yaitu jangan sampai negara gadung karena satu orang. Dalam Pertemuan tersebut hadir pula Mantan Ketua Mahkama Konstitusi Mahfud MD. Mahfud MD menyampaikan “Agar kegaduhan tak terus berlangsung,maka proses hukum terhadap Ahok harus dilakukan dengan baik sesuai aturan yang berlaku. Proses hukum tidak boleh hanya menggunakan asas kepastian dengan menggunakan pasal-pasal, tapi juga asas keadilan di masyarakat”.Lanjutnya. “Saya bilang ke Presiden, saya mantan hakim kalau mau hukum orang tahu pasalnya, kalau mau bebaskan orang juga tahu pasalnya.” “Itu kalau cuma hukum, tapi kan kita bicara keadilan. Ada rasa, hati nurani,” ujar mantan hakim Mahkamah Konstitusi ini. Mahfud menambahkan, pada prinsipnya masyarakat harus menerima apapun keputusan yang diambil oleh Bareskrim Polri terkait kasus Ahok. Namun, jika proses yang berlangsung tidak adil, maka masyarakat bisa merasa tidak puas.”Kita tidak tahu kesan masyarakat terhadap seluruh proses hukum itu tadi.” yang dilansir oleh Tribunews.com.

Berikut Ormas Islam yang diundang Presiden Jokowi ke Istana Negara, Jakarta :

Baca Juga :   BEM UI Tidak Ikut Dalam Aksi Bela Rakyat 121, Berikut Pernyataannya

Baca Juga : Setelah PBNU, Presiden Jokowi Kunjungi PP Muhammadiyah

1. Abdullah Jaidi, Al-Irsyad Al Islamiyah
2. Yusnar Yusuf, Jami’atul Washliyah
3. Ahmad Satoni Ismail, Ikadi
4. Habib Nabil Al Musala, Majelis Rasulullah
5. Hamdan Zoelva, Syarikat Islam
6. Dyah Puspitarini, Nasyiatul Aisyiyah
7. Said Aldi Alidirus, BKPRMI
8. Khofifah Indar Parawansa, Muslimat NU
9. Mahfud MD, KAHMI
10. Sadeli Karim, Mathlaul Anwar
11. Nashirul Haq, Hidayatullah
12. Muhammad Siddiq, DDII
13. Anggia Emarini, Fatayat NU
14. Jimly Asshidiqe, ICMI (diwakilkan)
15. Athifah Thaha, Wanita Islam
16. Yaqut Qolil Qoumas, PP GP Anshor
17. Usamah Hisyam, Parmusi