Ahok dan Pengacara Tidak Punya Rekaman Percakapan SBY dan KH. Ma’ruf Amin

Humphrey R Djemat, Penasihat Hukum Ahok membantah memiliki rekaman bukti percakapan antara Ketua MUI, KH. Ma’ruf Amin dengan SBY pada (7/10/16).

“Saya enggak bilang ada barang bukti, tetapi dalam sidang, saya menanyakan adanya komunikasi antara Pak Ma’ruf dan Pak SBY jam 10.16,” kata Humphrey di kawasan Tengku Cik Ditiro, Jakarta, Rabu 1 Februari 2017.

Humphrey menuturkan, dalam persidangan belum membahas barang bukti, terutama rekaman pembicaraan kedua tokoh tersebut. Meski secara tidak langsung, ia meyakini bukti pembicaraan, Ma’ruf dan SBY itu ada.

“Ya kalau kita ngomong menanyakan, berarti mesti ada dong, masa kita ngarang-ngarang. Enggak mungkinlah. Masa dari titik mana 10.16 itu,” ujarnya.
Saat ditanya, dari mana bukti itu berasal, Humphrey enggan menjelaskan. Menurutnya, semua bukti akan disampaikan tim kuasa hukum pada majelis hakim di persidangan.
“Saya sudah jelaskan pada saat ini kita hanya mau berikan segala sesuatu kepada majelis hakim. Kita bisa saja bilang di media hal ini, tetapi apa yang terjadi satu dibilang fitnah, hoax, dan tidak ada nilai pembuktiannya,” ujarnya.

Baca Juga :   Setelah PBNU, Presiden Jokowi Kunjungi PP Muhammadiyah

Menurutnya, barang bukti yang akan dibeberkan di persidangan nanti bukan berarti dalam bentuk rekaman. “Ingat barang bukti itu kan, bukan hanya rekaman, kesaksian juga kan bisa. Hanya bilang begitu saja, tetapi saya hanya bilang barang bukti itu bukan hanya rekaman,” katanya. viva