Warga Palestina Bentrok Dengan Pasukan Penjajah Israel

Bentrokan yang terjadi antara para warga palestina dan Pasukan penjajah zionis Israel terjadi dalam rangkaian intifadah. Bentrokan terjadi di Al-Quds, Tepi Barat serta di sejumlah kota Palestina lainnya. Hal ini terjadi pasca deklarasi Amerika yang menyatakan bahwa Al-Qurds adalah Ibukota Israel. Akibat bentrokan tersebut lebih dari 100 orang warga Palestina mengalami luka-luka.

Berdasarkan data dari Bulan Sabit Merah Palestina, dari lebih 100 orang Palestina yang menjadi korban luka terdiri dari 4 orang luka tembakan peluru tajam, 18 orang luka tembakan peluru karet dan sisanya akibat terkena gas airmata serta korban pemukulan. Kantor berita Quds Press mencatat sampai hari ini terdapat 38 titik bentrokan antara warga Palestina dengan Pasukan penjajah Zionis Israel di Wilayah palestina.

Para pemuda Palestina melempari pos militer zionis dekat perlintasan kamp Shafat, al-Quds Utara, terjadi bentrokan di kawasan, seorang bocah mengalami luka tembak peluru karet. Koresponden Pusat Informasi Palestina menyebutkan, bentrokan lainnya terjadi di Betlehem, saat unjuk rasa yang digelar ormas Islam dan nasional di pusat kota, kemudian bertemu dengan pasukan zionis dekat gerbang bagian Utara, pasukan zionis menembaki para demonstran dengan gas air mata, dan melontarkan tembakan peluru karet, sejumlah pemuda mengalami luka ringan dan sedang.

Baca Juga :   BEM UI Tidak Ikut Dalam Aksi Bela Rakyat 121, Berikut Pernyataannya

Di Tulkarm, 21 warga terluka dalam bentrokan sengit dengan penjajah zionis, saat ratusan warga Palestina berunjuk rasa di kawasan Tulkarm Barat. Bentrokan serupa berlangsung di Ramallah, Hebron, Nablus, Jalur Gaza dan sejumlah kota Palestina lainnya, saat unjuk rasa memprotes kebijakan Amerika mengklaim al-Quds ibukota “Israel”.

Sumber : melayu.palinfo.com