Pernyataan Presiden Joko Widodo Terkait Aksi Damai Umat Islam 4 Nov 2016

Aksi Damai Umat Islam pada 4 November 2016 yang dihadiri ratusan ribu orang ini berlangsung damai sampai pada Pukul 19.00 WIB. Massa tersebut bertahan karena berharap Presiden Joko Widodo bisa menemui mereka secara langsung, bukan melalui wakil-wakilnya. Massa yang bertahan juga disebabkan karena kekecewaan mereka kepada Presiden Joko Widowo atas pernyataanya sebelumnya : “Yang jelas, saya ada di Jakarta. Saya ada di Jakarta,” kata Jokowi di beranda belakang Istana Merdeka, Kamis 3 November 2016 saat menyampaikan pernyataan berkaitan dengan rencana aksi unjuk rasa 4 November 2016.

Baca Juga  : Aksi Damai 4 November 2016 Menuntut Penista Agama Ahok Di Tangkap

Ya Presiden Joko Widodo tidak berbohong bahwa dia ada di Jakarta pada Tanggal 4 November 2016, tapi ketidaksediaan Presiden Joko Widodo dalam menerima secara langsung perwakilan aksi dengan mengunjungi proyek kereta bandara tepat pada saat aksi, yang menyebabkan kekecewaan Ratusan ribu peserta aksi damai tersebut.

Akhirnya setelah ada provokator yang menyebabkan kerusuhan singkat di depan istana, pada pukul 00.10 WIB, Presiden Joko Widodo menggelar Konfrensi Press mengenai Aksi 4 November 2016. berikut pernyataan dan sikap Presiden Joko Widodo atas aksi damai 4 november 2016 :

Bismillahirrahmanirrahim, Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Sebagai negara demokrasi, kita menghargai proses penyampaian aspirasi melalui unjuk rasa yang dilakukan pada hari ini dengan cara-cara yang tertib dan damai.

Terima kasih kami sampaikan kepada para ulama, para kiai, para habaib, para ustadz, yang telah memimpin umatnya, yang menyejukkan, sehingga sampai maghrib tadi (kemarin. Red) berjalan dengan tertib dan damai.

Tetapi, kita menyesalkan kejadian ba’da isya, yang seharusnya sudah bubar tetapi menjadi rusuh. Dan ini kita lihat telah ditunggangi aktor-aktor politik yang memanfaatkan situasi.

Saya telah memerintahkan Wakil Presiden untuk menerima perwakilan pengunjuk rasa yang didampingi oleh Menko Polhukam, Mensesneg, Menteri Agama, Menteri Sekretaris Kabinet, Kapolri, dan Panglima TNI.

Dalam pertemuan itu, telah disampaikan bahwa proses hukum terhadap Saudara Basuki Tjahaja Purnama akan dilakukan secara tegas, cepat, dan transparan.

Oleh sebab itu, saya minta para pengunjuk rasa untuk kembali pulang ke rumah masing-masing, ke daerah masing-masing, dengan tertib.

Biarkan aparat keamanan bekerja menyelesaikan proses penegakan hukum seadil-adilnya.

Terakhir, saya mengapresiasi kerja keras aparat keamanan yang melakukan pendekatan persuasif, dalam menjaga situasi sehingga tetap kondusif.

Saya harap masyarakat tetap tenang dan menjaga lingkungan masing-masing sehingga situasi tetap aman dan damai. Terima kasih.

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Baca Juga : Presiden Jokowi Mendukung Proses Hukum Basuki Tjahaja Purnama

Baca Juga :   PP Al-Anwar Rembang Berlepas Diri Dari Keputusan GP Ansor Dalam Memilih Pemimpin Non Muslim