Kecaman Terhadap Rezim Jokowi atas Penangkapan Aktivis Mahasiswa!

Aksi Mahasiswa BEM Se-Indonesia (BEM SI) dalam rangka evaluasi 3 tahun Pemerintahan Jokowi-JK yang berlangsung Jumat (20/10) berakhir dengan tindakan represif terhadap peserta aksi. Buntut dari tindakan tersebut sebanyak 14 aktivis mahasiswa ditangkap oleh pihak Polisi.

“Ada 14 yang diamankan. Dibawa ke Polda Metro Jaya. Dan belum selesai diperiksa, batas waktu sampai 1 x 24 jam,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, Jakarta, Sabtu (21/10/2017).

Kecaman terhadap tindakan polisi ini muncul dari berbagai golongan, khususnya para mantan aktivis mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dari Universitas Negeri Semarang, Alumni BEM UNS Menyerukan aksi di Hari Sumpah Pemuda.

“Pada hari Sumpah Pemuda nanti kami minta mahasiswa seluruh Indonesia turun ke jalan, melakukan refleksi terhadap demokrasi di Indonesia,” kata mantan Presiden BEM UNS, Ikhlas Tamrin, Selasa, (24/10/2017).

Keluarga Alumni BEM UNS, kata Tamrin, juga meminta seluruh mahasiswa Indonesia agar merapatkan barisan dan berdiri pada khittah perjuangan membersamai kaum-kaum yang tertindas dan memperjuangkan keadilan.

Baca Juga :   Presiden Mengundang Ulama Pimpinan Pesantren Se Jawa Barat - Banten Ke Istana Merdeka

“Kami siap ikut turun ke jalan bila kawan-kawan mahasiswa siap mengadakan aksi pada peringatan hari Sumpah Pemuda nanti,” pungkas Tamrin.

 

Dilain pihak Alumni BEM UI menyerukan dan Menuntut :

1. Mengecam keras perilaku aparat terhadap kejadian tersebut.

2. Memberikan empati dan dukungan moril untuk para aktivis mahasiswa yang menjadi korban.

3. Menuntut kepolisian untuk membebaskan rekan-rekan mahasiswa yang ditangkap serta mencabut status tersangkanya dan mendesak Presiden untuk memerintahkan dan menegur Kapolri agar bertindak dengan mengedepankan semangat demokrasi.

 

Dari Forum Komunikasi Alumni PNJ – Poltek UI Peduli Demokrasi menyatakan Sikap :

1. Mengecam keras tindakan represif aparat terhadap gerakan mahasiswa.

2. Agar Kepolisian segera menghentikan kriminalisasi aktivis mahasiswa dan Menuntut pembebasan mahasiswa yang ditahan.

3. Agar Pemerintah menegakkan jaminan keadilan atas hukum bagi setiap warga negara tanpa pandang bulu.

4. Mengajak seluruh civitas akademika dan alumni PNJ-Poltek UI untuk menyuarakan kecaman yang sama.

Sumber : Harianamanah, Tribunnews, Liputan6, Akurat.co.id