BEM UI Tidak Ikut Dalam Aksi Bela Rakyat 121, Berikut Pernyataannya

Beredar pernyataan sikap BEM Universitas Indonesia terkait aksi BEM SI(Seluruh Indonesia) yang akan melaksanakan Aksi Bela Rakyat 121 di 19 Daerah, yang menyatakan bahwa BEM Universitas Indonesia menyatakan tidak akan ikut dalam Aksi Bela Rakyat 121 hari, Kamis(12/1/17) di Istana Negara. Dalam pernyataannya tersebut BEM Universitas Indonesia menyatakan mendukung Aksi Bela Rakyat 121, namun tidak akan mengerahkan massa untuk bergabung dalam aksi tersebut.

Baca Juga : Mahasiswa Bergerak, BEM Seluruh Indonesia Mengelar Aksi Bela Rakyat 121

Berikut pernyataan lengkapnya :

[Pernyataan Sikap BEM Universitas Indonesia]

Selamat Malam UI dan Indonesia!

Awal tahun ini kita dikejutkan dengan beberapa fenomena kenaikan harga yang cukup meresahkan masyarakat, yaitu kenaikan harga BBM non Subsidi, Pencabutan Subsidi Listrik Golongan 900VA, dan Kenaikan Tarif Administrasi STNK.

Sesuai dengan Lembar Evaluasi yang telah kami buat bersama dengan BEM Se-UI yang bisa diakses di pendek.ga/BEMSEUI_Kenaikan

Kami menyoroti ketiga kebijakan ini sebagai rangkaian langkah Pemerintahan Jokowi-JK yang tidak bijak karena dilaksanakan di tengah kondisi sosial politik dan perekonomian masyarakat yang sedang kurang kondusif. Tidak terealisasinya target penerimaan negara dalam APBN 2016 membuat negara mencari cara untuk memperbesar penerimaan dan mengurangi pengeluaran negara. Namun, kami menyayangkan langkah pemerintah tersebut yang justru merugikan masyarakat luas. Kami memandang terdapat beberapa evaluasi yang harus diperhatikan oleh pemerintah agar kebijakan yang telah diambil tersebut tidak menimbulkan dampak negatif yang lebih besar ke depannya.

Adapun mengenai aksi yang akan dilaksanakan pada tanggal 12 Januari di berbagai daerah yang diinisiasi oleh BEM Seluruh Indonesia, kami menyatakan sikap sebagai berikut:

  1. Setelah melakukan koordinasi antara BEM UI dan BEM Se-UI dalam Chief Executive Meeting (CEM) yang diatur dalam Pasal 12 UUD IKM UI Perubahan tahun 2015 tentang penyikapan politik luar, kami memutuskan bahwa BEM Se-UI tidak melakukan mobilisasi massa untuk Aksi Bela Rakyat 121.
  2. Mendukung aksi tersebut sebagai upaya yang sah dan wajar untuk menyuarakan aspirasi sebagai warga negara
  3. Tidak melarang jika ada fungsionaris BEM UI 2017 maupun mahasiswa UI yang ingin turut serta dalam aksi tersebut sebagai individu

Kami percaya bahwa upaya melakukan Reformasi Jilid II yang digaungkan dalam aksi tersebut memerlukan pra-kondisi yang belum terpenuhi sekarang. Selain itu, biaya politik dan ekonomi yang akan timbul bisa jadi sangat besar, dan masyarakat, para pembayar pajak lah yang akan menanggung biaya tersebut. Sekali lagi tanpa bermaksud mengkerdilkan masalah, kami memilih untuk menunggu bagaimana Presiden mempertanggungjawabkan kebijakan Pemerintah yang kurang bijak.

Kami percaya bahwa isu yang diangkat adalah isu yang sangat penting dan berdampak bagi masyarakat luas. Oleh karena itu, kami sepakat untuk melakukan evaluasi kebijakan. Jika tidak ada itikad baik dalam pemerintah untuk memperbaiki kondisi yang ada, kami akan melakukan mobilisasi massa dalam jumlah yang besar untuk menuntut langsung pemerintah agar bertanggungjawab.

Sebagai penutup, kami memberikan semangat terbaik kami untuk BEM Seluruh Indonesia untuk Aksi Bela Rakyat 121. Semoga aksi besok berdampak dan benar-benar mewakili nurani rakyat.

Demikian Pernyataan Sikap ini kami buat untuk diketahui bersama. Semoga Tuhan senantiasa bersama kita semua dan Pemerintah kedepannya dalam bertindak dengan lebih bijak.

Hidup Mahasiswa!
Hidup Rakyat Indonesia!

Salam Hangat,
Muhammad Syaeful Mujab
Ketua BEM UI 2017
Kolaborasi Menginspirasi

Cp:
Mujab: 085747770456
Ikhsan: 082299353443

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *